TIPS MENGHILANGKAN RASA MALAS BELAJAR
Tugas sekolah/kuliah kalian masih numpuk? Mana besok ada ujian lagi terus ada pretest buat praktikum, mana hafalan slide sejibun. Baru slide pertama saja sudah bosan, mau membaca tapi mata mengantuk akhirnya nggak jadi deh, semuanya pada dicuekin. Kok jadi malas ya? Nah, yang menjadi pertanyaan bagaimana cara mengusir rasa malas dalam belajar? Di bawah ini ada beberapa tips yang insya Allah bisa membantu, semoga bermanfaat:
Pertama, berwudhulah, karena dengan berwudhu secara langsung kamu juga akan membasuh wajah dan menyegarkan kembali aura wajahmu yang tadinya ngantuk, kalau bisa mandi sekalian terus wudhu.
Kedua, menghirup udara pelan-pelan melalui hidung kemudian menghembuskannya lewat mulut dengan cara berdiri untuk menambah kesegaran dan ketenangan.
Ketiga, memulai dengan membaca Ta’awudz dan Basmallah, semoga pekerjaan kita baik membaca atau menyelesaikan tugas tidak diganggu oleh syeitan dan akan diberkahi oleh Allah. Hal ini supaya aktivitas bernilai ibadah.
Keempat, ada saatnya untuk mengubah posisi, misalkan posisi duduk ketika membaca. Ataupun bisa jadi dari posisi duduk berubah menjadi berdiri, namun jangan sampai dari duduk terus berbaring, kemungkinan besar bisa ketiduran.
Kelima, berpindah dari ruang satu ke ruang lainnya. Bisa saja disiasati seperti berpindah dari kamar ke beranda ruang tamu atau bahkan ke dapur dan ke luar rumah untuk sesekali memandang alam.
Keenam, membuat sesuatu yang menyegarkan, contohnya saja seperti membuat minuman teh, kopi atau jus bahkan kue-kue kecil untuk menghilangkan rasa bosan dan menjernihkan pikiran.
Ketujuh, ketika sudah selesai, ucapkanlah Hamdallah dan berdoa kepada Allah semoga apa yang baru saja dikerjakan tadi bermanfaat untuk hari esok dan hari yang akan datang.
Itu beberapa tips agar kita terjauh dari sifat malas. Oo iya, jangan lupa juga kita harus berdoa meminta kepada Allah agar senantiasa diberikan semangat dan keistiqomahan dalam beribadah. Aamiin.
Selasa, 15 November 2011
Diposting oleh Maya Puspita Sari di 04.16 0 komentar
Jumat, 28 Oktober 2011
Cinta seperti permen karet yang awalnya manis tapi hambar sesudahnya, hanya membuat rahang lelah mengunyah. Entah benar atau tidak, tapi itu kenyataan yang memang tanpa bukti ilmiah.
Cinta ibarat kawat berduri yang mengelilingi taman indah nan berseri, yang diujungnya terdapat sumber mata air kebahagiaan. Lewati kawat itu lalu minum airnya, maka kau akan tersenyum dan tertawa sampai gila. Aneh memang tapi itu faktanya!
Cinta buat kau pandai dalam sekejap, bagaimana kau memanipulasi dirimu sendiri dengan hebatnya. Membohongi akal dengan mudahnya dan menggerogoti pikiran tanpa banyak tanya. Logika dibantai sampai habis tak bersisa, dipenjarakan dalam ruang tak bertoleran dan dibebaskan lagi saat cinta itu lenyap menghilang.
Mungkin cinta itu pembodohan, alat pencucian otak paling mematikan. Candu yang tak ada obatnya, yang tak hilang dengan rehabilitasi dan terapi sampai nanti kau mati. Kau akan tertawa terbahak-bahak melihat rekaman ketika cinta menyerang seluruh syaraf otakmu, seperti orang gila yang tak terlihat gila, amnesia dan insomnia secara bersamaan, memberhalakan cinta ditiap status dunia maya yang kau buat.
Entah sadar atau tidak, cinta seperti virus yang menyehatkan atau bakteri yang menggembirakan? Penyakit yang ditunggu, tapi sembuh dengan membuat hati menjadi penyakitan. Cinta perjudian paling mengerikan, terlalu dalam kau kecanduan semakin besar harga yang harus kau bayar.
Buatlah sederhana dengan batas yang mudah kau lewati, tapi jangan kau batasi cinta terlalu ketat. Dia akan meledak dan hancurkan dirimu secara perlahan. Sederhanakan cinta dalam setiap perkataan, karena pengharapan itu menyakitkan. Maka jauhi dengan halus dan perlahan atau kau tertelan oleh harapan yang berlebihan.
Diposting oleh Maya Puspita Sari di 18.53 0 komentar
Sabtu, 22 Oktober 2011
KU INGIN :
*ada dibelantara pelangi. Menjilatinya satu per satu hingga nafasku menjelma puisi...
*menjadi pasangan atas sepatu yg hilang, supaya dia tidak terlihat egois dan sendirian..
*menjadi semangat atas perunggu. Agar dari yang ke-tiga, dia dapat segera menjadi nomor satu...
*melebur menjadi debu, lalu hinggap di pori-porimu
*kenyataan dari ribuan kisah di setiap kitab. Agar tidak hanya menjadi santapan rayap..
*menari dengan irama jantungmu. Lalu menghentakannya, agar kamu merasa...ada aku disana.
*menjadi serbuk yang melumpuhkan seluruh sel otakmu. Hingga di seluruh penjuru kepalamu, hanya ada..., seorang aku.
*mencukil awan saat dia abu-abu, lalu kusemaikan dalam kopimu. Tinggal menunggu, halilintar di kerongkonganmu..
*meredakan dahagaku, dengan air matamu...
*merobek langit. Untuk membuktikan tidak ada surga, selama kamu didunia
*merangkum melodi semesta dengan memori kita. Bukan aku, atau kamu..., kita.
AKU INGIN, seluruh kata-kataku....menjelma menjadi seorang KAMU!
Diposting oleh Maya Puspita Sari di 23.02 0 komentar
Jumat, 21 Oktober 2011
serdadu kata untuk dirimu ... Jangan pernah tinggalkanku kasih :)
Dalam suatu petaka, kamu adalah rasa takut yang paling kusuka.
Tiada kasih yang tak lepas, bahkan dalam kisah yang kandas.
Semua rasa yang pernah kucipta, kutiupkan dengan ikhlas.
Mungkin hatiku, tempat bersandar yang terlupa.
Semoga kamu tau.
Meski telah lewat, masa lalu itu ada.
Jika berkenan kau buka telinga, ada kata yang ingin kusampaikan.
Bahwa daripada kata perpisahan, yang lebih menyakitkan adalah kenyataan,
bahwa ak tak lagi diperjuangkan.
Sempat tak lagi kulihat bintang diangkasa.
Karena semenjak kamu tak ada, aku buta.
Sempat tak kudengar gemercik air bernyanyi, saat suaramu tak ada lagi.
Tanpa kamu, pelangi hanyalah lengkungan hitam putih..
Hari ini aku sadar, tidak ada lagi kemarin.
Saat ini aku percaya, tak akan mampu seorang aku, melihat angin.
Ini aku, dengan semua pesan yang tertahan, saat kau putuskan untuk pergi.
Jika kamu telah menjadi masa lalu, perkenankan aku, menjadi seorang pelupa...
Diposting oleh Maya Puspita Sari di 07.53 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)



