Jumat, 14 November 2008

Engkau


Engkaulah penunjuk jalan menuju palung kekosongan dalam samudera terkelam
Engkaulah kilatan cahaya yang menyapulenyapkan segala jejak dan bayang
Engkaulah bentangan sinar yang menjembatani jurang antara duka mencinta dan bahagia terdera
Engkaulah terang yang kudekap dalam gelap saat bumi bersiap diri untuk selamanya lelap

Ajarkan aku
Melebur dalam gelap tanpa harus lenyap
Merengkuh rasa takut tanpa perlu surut
Bangun dari ilusi namun tak memilih pergi

Andai kau sadar arti pelitamu
Andai kau lihat hitamnya sepi di balik punggungmu
Tak akan kau sayatkan luka demi menggarisi jarakmu dengan aku
Karena kita satu
Andai kau tahu.

1 komentar:

KaLz-Myz mengatakan...

wuih,,, bagus nih puisi nya,,

hHa,,, kapn di buat lagu may??

d tunggu yh,, :D