Jumat, 07 November 2008

Kemarin, Hari Ini, Esok


Hari ini mekar terindah bunga kehidupan
Kelopak bunga kemarin telah layu dimakan lampau
Esok adalah setangkai bunga yang mekar
Hari esok mekar terindahnya keindahan dan keharuman
Itulah milikmu – Hari ini


Hari ini adalah lembaran baru buku kehidupan
Ia menanti goresan penamu
Kemarin adalah lembaran yang telah berlalu
Dia tidak dapat membubuhi satu goresan pun ke dalam hatinya
Mencoret pun tidak


Hari ini adalah sebuah busur dan anak panah yang siap dibidik
Besok adalah sebuah anak panah yang telah diluncukan dan lenyap ditelan waktu…
Esok, adalah sasaranmu yang engkau bidik hari ini
Kemarin telah berlalu, Esok tidak diketahui.
Tetapi hari ini - Hari ini adalah milikmu;
Segudang harta karun dari kesempatan kesempatan emas,
Sebuah samudera kesempatan yang tak terselami,
Sebuah rimba bunga bunga pengharapan.

1 komentar:

KaLz-Myz mengatakan...

cie,,,

puitis na keren,,

foto nya cakep..

blog nya kreatif..

tapi yang kurang,,

foto gw mana?? ( mikir )..